Laporan Sementara
 Diskusi Kebijakan 


Isu-isu strategis dalam tata kelola universitas negeri di Indonesia:
Apakah membutuhkan transformasi?


Periode: April s.d September 2012

KATA PENGANTAR

DAFTAR ISI 

DAFTAR GAMBAR

 

1.   Kegiatan A

1.1.   Pengantar

1.2.   Tujuan

1.3.   Metode

1.4.   Rincian Proses Kegiatan

1.4.1.   Kegiatan A : Penulisan draft working paper bahan diskusi

1.4.2.   Kegiatan B : Pembahasan draft working paper untuk kebijakan

1.4.3.   Kegiatan C : Kegiatan pembahasan kebijakan

1.4.4.   Kegiatan D : Seminar nasional

 

2.    Hasil Kegiatan A, Bagian 1 :

2.1.   Diskusi Tema 1 : Konsep Dosen sebagai tenaga pengajar yang independen dalam sistem lembaga perguruan tinggi yang mempunyai birokrasi

2.1.1.     Tema-1 Isu 1 : Dosen sebagai profesi yang independen yang berada dalam lembaga universitas dengan otonomi dan dijalankan dalam sistem birokrasi

2.1.2.     Tema-1 Isu-2 : Indikator Kinerja Dosen dan Indikator Kinerja Lembaga Perguruan Tinggi

2.1.3.     Tema-1 Isu-3: Hubungan antara Universitas negeri dengan dosen, termasuk dalam rekrutmen dan kontrak kerja

2.1.4.     Budaya Dosen dan Budaya Organisasi Perguruan Tinggi

2.1.5.     Penutup dari pemrasaran

 

2.1.6.     Pembahasan hasil diskusi Tema-1

 

2.2.   Diskusi Tema-2: Meningkatkan nilai tambah pengguna perguruan tinggi:Peran dari tatakelola, sistem manajemen dan struktur organisasi perguruan tinggi

2.2.1.    Latar belakang

2.2.2.   Tujuan

2.2.3.   Tema 2-Isu-1: Nilai bagi pengguna dan nilai bagi perguruan tinggi. Apakah ada kesesuaian (match) atau tidak? Apakah tatakelola universitas negeri sudah cocok untuk nilai ilmu pengetahuan?

2.2.4.    Tema 2-Isu-2: Infrastruktur manajemen perguruan tinggi

2.2.5.    Hubungan shared value, sistem tatakelola, struktur organisasi dan infrastruktur manajemen universitas dengan budaya dosen dan budaya organisasi universitas negeri di Indonesia. Hubungan Tema-1 dan Tema-2

2.2.6.    Pembahasan lanjutan Tema-2

 

2.3.    Tema-3: Dekan dan Rektor sebagai Supportive Leaders dalam konteks tata-kelola perguruan tinggi

2.3.1.    Latar belakang

2.3.2.    Tujuan

2.3.3.    Tema-3 Isu-1: Supportive leadership danpeluang penggunaannya dalam tata kelola universitas negeri dan siapa yang disebut sebagai Scientist Leaders?

2.3.4.    Tema-3 Isu-2: Mekanisme dan prosedur pemilihan pemimpin perguruan tinggi (dekan dan rektor) dan pemimpin pengembangan akademik (pimpinan laboratorium/studio)

2.3.5.    Tema-3 Isu-3: Standar minimal fasilitas infrastruktur untuk pemimpin struktural universitas/fakultas dan pemimpin keilmuan

2.3.6.      Penutup Diskusi Tema-3

 

2.4.    Tema-4: Desentralisasi dan sentralisasi dalam tata kelola universitas negeri dalam pendidikan, penelitian, dan pengabdian pada masyarakat

2.4.1.     Latar belakang

2.4.2.    Tujuan

2.4.3.    Tema-4 Isu-1: Studi kasus sentralisasi dan desentralisasi tata kelola Perguruan Tinggi Negeri

2.4.4.   Tema-4 Isu-2: Stuktur Organisasi dalam beberapa tipe PTN dilihat dari derajad sentralisasi- desentralisasi

2.4.5.   Tema-4 Isu-3: Sumber pendanaan universitas, mekanisme pengganjian dan kaitannya dengan   produktivitas dosen

 

3.   Hasil Kegiatan A, Bagian 2: Analisis

Skenario untuk pertumbuhan perguruan tinggi negeri di Indonesia dalam konteks siklus hidup organisasi

 

3.1.     Latar belakang

3.2.    Analisis akhir

 3.2.1.     Usulan kepada pengelola Perguruan Tinggi negeri

3.2.2.      Usulan ke Kementerian

3.3.      Kesimpulan sementara

Hasil Kegiatan B, C dan D belum dilakukan.

Kegiatan B: Hasil analisis scenario dibahas ke pengambil kebijakan; (1) perguruan tinggi; dan (2) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui FGD atau wawancara.

Kegiatan C: Penulisan pasca diskusi dengan pengambil kebijakan.

Kegiatan D: Seminar nasional.

 

kemriting hpeq2 unesco2 pkkki2mmpt