Manajemen Pendidikan Tinggi

Berita Nasional - Internasional

Menristekdikti: Pendidikan Tinggi Harus Bisa Menjawab Persoalan Sosial yang Makin Kompleks

Bandung, IDN Times – Menteri Riset, Teknologi, dan Perguruan Tinggi (Menristekdikti) Mohammad Nasir menyampaikan pidatonya dalam perayaan Hardiknas di Kampus Iwa Koesoemasoemantri Universitas Padjajaran, Dipati Ukur, Bandung, pada Rabu (2/5).

Di dalam pidatonya, Nasir mengungkapkan bahwa dirinya yakin jika perguruan tinggi mampu menghasilkan SDM berkualitas.

an mutu, lanjur Nasir, Kemenristekdikti juga terus mendorong agar PTN dan PTS senantiasa mendongkrak mutu lembaga dan proses pembelajarannya. 

“Tiga pilar ini, meliputi akses, relevansi, dan mutu, diperlukan untuk menghasilkan SDM yang berkualitas,” tutur dia.

4. Pendidikan tinggi harus memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar

Menristekdikti: Pendidikan Tinggi Harus Bisa Menjawab Persoalan Sosial yang Makin KompleksUnsplash

Kemenristekdikti pun memiliki upaya untuk mengenalkan lebih jauh tentang pendidikan tinggi. Menurut dia, pendidikan tinggi di Indonesia harus memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar. Terutama, karena pendidikan tinggi memiliki tiga unsur kewajiban.

“Apalagi penyelenggaraan pendidikan tinggi kita mengandung tiga unsur kewajiban: pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat yang kemudian tertuang dalam Tri Dharma Pendidikan Tinggi. Ketiga komponen tersebut harus membumi,” ungkap Nasir.

5. Pendidikan tinggi mampu mencetak SDM berkualitas

Menristekdikti: Pendidikan Tinggi Harus Bisa Menjawab Persoalan Sosial yang Makin KompleksRappler Indonesia

Dengan mendorong upaya membumikan pendidikan tinggi, Nasir pun mengatakan jika seharusnya materi pembelajaran di ruang kelas, laboratorium, dan di ruang terbuka harus kontekstual dengan dunia nyata. Penelitian- penelitian yang dilakukan oleh dosen ataupun mahasiswa, juga harus menjadi bagian dari upaya menyelesaikan masalah sosial. 

“Sedangkan dimensi pengabdian kepada masyarakat menjadi media yang bersentuhan langsung dengan ikhtiar membumikan pendidikan tinggi,” ujar Nasir.

Dengan memberikan arah yang lebih sistematis dan terukur kepada ketiga kewajiban tersebut, tambah Nasir, ia pun yakin jika pendidikan tinggi di Indonesia dapat mencetak SDM berkualitas.

“Kami berkeinginan bahwa pendidikan tinggi mampu menghasilkan SDM yang berkualitas, sekaligus membumi di Tanah Air Indonesia,” ucap dia.


-- https://news.idntimes.com/ --

Copyright © 2018 Manajemen Pendidikan Tinggi