Manajemen Pendidikan Tinggi

Berita Nasional - Internasional

Sepuluh Perguruan Tinggi Negeri Diguyur Beasiswa Rp1,5 Miliar

Jakarta – Sepuluh perguruan tinggi negeri (PTN) mendapatkan kucuran dana sebesar Rp1,5 miliar dari Lippo Group. Jumlah yang cair dalam bentuk beasiswa tersebut diperuntukkan bagi mahasiswa yang kurang mampu, dan memiliki prestasi di bidang akademik.

Adapun ke-10 PTN penerima dana itu antara lain, Universitas Singaperbangsa Karawang, Universitas Pembangunan “Veteran” Jakarta, Universitas Negeri Semarang, Politeknik Negeri Banyuwangi, Institut Teknologi Sumatera, Politeknik Negeri Padang, Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung, Politeknik Negeri Manado, Universitas Sembilan Belas November Kolaka, dan Universitas Borneo Tarakan.

“Ini sudah yang ketujuh, setiap tahun dia memberi bantuan sepuluh perguruan tinggi negeri. Jadi total sudah ada 70 perguruan tinggi negeri. Bantuan ini sangat membantu PTN yang notabene di dalamnya banyak anak miskin, dan secara ekonomi kurang beruntung,” kata Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir, di Jakarta, Senin (11/12).

Menurut penjelasan Menteri Nasir, setelah beasiswa Rp1,5 miliar itu dibagikan secara merata, maka kewenangan selanjutnya berada di tangan rektor masing-masing PTN. Rektor berhak menentukan formula untuk menjaring mahasiswa yang kurang mampu secara ekonomi, dan mahasiswa yang memiliki prestasi akademik.

“Rektor akan membuat suatu formula, yakni anak-anak berprestasi atau anak miskin bisa dijaring dari beasiswa tersebut. Bukan seperti penerimaan biasa, ini adalah penerimaan yang diterima oleh rektor, dengan mempertimbangkan berapa jumlah mahasiswa yang bisa didanai dari sumbangan yang diberikan oleh Lippo Group ini,” tambahnya.

Sementara CEO/Founder Lippo Group Mochtar Riady mengatakan bantuan tersebut merupakan salah satu wujud komitmennya dalam mengembangkan pendidikan di Indonesia. Dia menyebut, sumber daya yang handal akan memberikan kontribusi yang signifikan bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat secara umum.

“Apalagi dewasa ini semakin kompleks tantangan yang dihadapi bangsa untuk meningkatkan kesejahteraan rakyatnya. Pembangunan memerlukan anak muda yang penuh komitmen dan kompetensi,” ujar Mochtar.


 -- http://www.jurnas.com --






 

Copyright © 2020 Manajemen Pendidikan Tinggi